Slide ku ^^

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Senin, 15 November 2010

Sinopsis My tutor Friend's lesson 2 (Part 3)

Part terakhir :)


Part 3

Junko dan Jongman berlatih untuk perlombaan tebak2 an yang akan mereka ikuti. Jongman baru menyadari Junko mendengar hal yang sama dengannya tapi berbeda. Jongman menyebut bokum2 (kayaknya) junko malah menyebut paku paku. Jongman semakin dekat dengan bibir junko dan karena salh tingkah ia minta dibelikan minuman oleh Junko. Tapi saat dibelikan minuman Jongman yang mendapat telpon malah kabur, Junko mengikutinya.


Jongman ternyata kerumah sakit. Junko bertemu si wanita separuh baya itu di koridor rumah sakit. Ia menjelaskan bahwa anaknya Dongwook yang terbaring disana . Jongman berhenti dari tinju karena kejadian ini,ia merasa bersalah karena luka yang di timpa Dongwook karena pertandingan mereka dulu sehingga membut Dongwook masuk RS. Ia meminta Junko agar membantu Jongman maju kembali karena ia dan anaknya tidak menyalahkan jongman(selama ini uang kerja parttime jongman untuk pengobatan Dong wook) Jongman dan junko pulang melihat akan ada pertandingan tinju. Ternyata jongman punya formnya dan ragu untuk mengisinya. Junko yang mencari buku catatannya di kamar jongman mendapatkan form itu dan berfikir.
Jeng Jeng jeng!!! Lomba tebak kata dimulai.


Junko nervous. Di kuis ini Jongman bertanya dan Junko menjawab. Jongman menyuruh Junko focus pada hadiahnya saja. Dimulai dengan kata pertama “Georgeus”. Jongman “ini berarti cantik atau tampan,aku menyebutkannya setiap waktu”berseru kearah Junko. Junko”orang bodoh?”. Jongman”bukan itu,ini tentang gadis yang aku inginkan”. Junko”slutty skirts(bingung ngatiinnya) ?”membuat penonton tertawa. Kata kedua “Library”. Jongman “ditempat ini selalu ada ac. Dimana aku pergi belajar?” Junko dengan keheranan menjawab “kau tak pernah belajar”. Penonton dan juri terbahak. Lewati ke kata selanjutnya “dude”. Jongman “ini adalah bagaimana temanku memanggilku”. Junko”pelit”. Jongman “bukan.judul lagu. Seorang pria sejati adalah titik2. Lihat aku!Aku mengingatkanmu pada apa?” Junko”bajingan”. Lewat kekata selanjutnya. Jongman sudah palak” ini sangat mudah, sebuah kata ayahku menyebutku?”. Junko”gigolo” menjawab dengan yakin. Junko “jerk?”. Jongman “bukan”. Junko”psycho”. Jongman putus asa. Haha kuisnya cuma bikin namanya tercoreng dan malu.




Jongman dan junko digangu dengan kehadiran teman tinju jongman dulu yang menyebutkan akan melawan Jongman di pertandingan mereka. Jongman sadar Junko lagilah yang membuat ulah ini. Jongman marah besar.
Junkko tanpa sengaj abertemu Woosung . Mereka berjalan2 berdua dan bertemu jongman. Terbongkarlah Jongman berbohong. Jongman mungkin karena cemburu tau salh tingkah malah lebih dulu marah dan teriak2 lalu meninggalkan Junko. Junko heran kenapa Jongman yang harus marah. Ia pergi bersama Woosung. Tanpa disadari Woosung,Junko melihat keplayboy-an Woosung di club. Woosung akan menjemput Junko besok untuk pergi jam 1 di sekolah. Teman2 Woosung menjelek2kan Jongman dan mendapat teguran dari Junko. Jongman berada di bus dengan mata berkaca2,sedih karena Junko dan bingung terhadap tinjunya.

Ayah jongman mencium sesuatu tak beres,ia meminta penjelasan dari teman2 Jongman.

Jongman mendatangi Dongwook dirumah sakit dan meminta maaf padanya. Ia merasa selama ini tidak pernah meminta maaf dan ia merasa bersalah. Dongwook meneteskan air mata walau matanya terpejam dan jarinya bergerak mendengar ungkapan hati Jongman. Jongman menangis sambil memegang erat tangan Dongwook. Ibu Dongwook berada di dekat pintu.

Jongman bersiap untuk bertanding tinju padahal ia sudah tak pernah latihan. Junko menolak ajakan Woosung dan menyebutkan bahwa ia bukanlah akai ito baginya. Junko yang mendengar Jongman akan bertanding bergegas pergi ke arena. Pertandingan dimulai. Ayah jongman,Poongi,george dan eonni Junko tiba memberi semangat. Ibu dongwook pun menontonpertandingan itu. Junko tiba dan ia melihat Jongman yang berdarah. Jongman masih terinagt pertandinagnnya yang menyebabkan Dongwook terbaring tak berdaya di Rs sehingga tak membalas. Jongman kalah,dan wajahnya dengan padangan melayang membuat semuanya cemas. Teman lama Jongman yang menjadai lawannya cemas melihat Jongman tak bergerak,namun jongman yang mendengar bell akhir langsung bangkit. Lawannya pun sedikit tersenyum melihatnya baik2 saja. Menurutku temannya ini marah Jongamn meninggalkan tinju.




Ayah Jongman mendapat telpon dari Jepang ,junko harus kembali karena ayahnya sakit.
Jongman ke jepang dan melihat junko bekerja di warungnya. Junko sekilas melihat Jongman,tapi saat berbalik tak ada orang. Azumi yang bekerja di warung Junko merepet melihat sumpit diikat tali merah dan memanggil junko. Junko menyadari maksud benang itu adalah akai ito. Ia mengikuti arah benang itu keluar dan mendapati boneka salju jumbo di malam natal itu dan kecewa tak ada yang lainnya. Tapi terdengar bersin seseorang dibalik boneka itu yang ternyata Jongman,Junko berlari memeluk Jongman. Jongman dan teman2nya mengikuti pertukaran pelajar.

Teman2 Jongman mulai berusaha mendekati gebetan baru mereka yang tak lain adalah Azumi. Haha gak dapat Junko,beralih ke azumi. Junko memberi ketiganya private. Junko membalaskan ajaran jongman yang aneh kepada temannya. Jongman yang merasa bersalah ketakutan,tapi junko malah main mata dan bersikap lembut padanya. Mereka berlatih pelan2 bersama.

ntar gambarnya ditambahin lain waktu ^^ lalok soalnya.. hihi

2 komentar:

  1. mba lulu, bagian posting utamanya formnya kecil mba?

    :D

    semangat buat sinopsisnya mba!

    keep blogging ^ ^

    BalasHapus
  2. terima kasih sinopsisnya.
    :)

    BalasHapus