Slide ku ^^

Senin, 15 November 2010

Sinopsis My tutor Friend's lesson 2 (Part 3)

Part terakhir :)


Part 3

Junko dan Jongman berlatih untuk perlombaan tebak2 an yang akan mereka ikuti. Jongman baru menyadari Junko mendengar hal yang sama dengannya tapi berbeda. Jongman menyebut bokum2 (kayaknya) junko malah menyebut paku paku. Jongman semakin dekat dengan bibir junko dan karena salh tingkah ia minta dibelikan minuman oleh Junko. Tapi saat dibelikan minuman Jongman yang mendapat telpon malah kabur, Junko mengikutinya.


Jongman ternyata kerumah sakit. Junko bertemu si wanita separuh baya itu di koridor rumah sakit. Ia menjelaskan bahwa anaknya Dongwook yang terbaring disana . Jongman berhenti dari tinju karena kejadian ini,ia merasa bersalah karena luka yang di timpa Dongwook karena pertandingan mereka dulu sehingga membut Dongwook masuk RS. Ia meminta Junko agar membantu Jongman maju kembali karena ia dan anaknya tidak menyalahkan jongman(selama ini uang kerja parttime jongman untuk pengobatan Dong wook) Jongman dan junko pulang melihat akan ada pertandingan tinju. Ternyata jongman punya formnya dan ragu untuk mengisinya. Junko yang mencari buku catatannya di kamar jongman mendapatkan form itu dan berfikir.
Jeng Jeng jeng!!! Lomba tebak kata dimulai.


Junko nervous. Di kuis ini Jongman bertanya dan Junko menjawab. Jongman menyuruh Junko focus pada hadiahnya saja. Dimulai dengan kata pertama “Georgeus”. Jongman “ini berarti cantik atau tampan,aku menyebutkannya setiap waktu”berseru kearah Junko. Junko”orang bodoh?”. Jongman”bukan itu,ini tentang gadis yang aku inginkan”. Junko”slutty skirts(bingung ngatiinnya) ?”membuat penonton tertawa. Kata kedua “Library”. Jongman “ditempat ini selalu ada ac. Dimana aku pergi belajar?” Junko dengan keheranan menjawab “kau tak pernah belajar”. Penonton dan juri terbahak. Lewati ke kata selanjutnya “dude”. Jongman “ini adalah bagaimana temanku memanggilku”. Junko”pelit”. Jongman “bukan.judul lagu. Seorang pria sejati adalah titik2. Lihat aku!Aku mengingatkanmu pada apa?” Junko”bajingan”. Lewat kekata selanjutnya. Jongman sudah palak” ini sangat mudah, sebuah kata ayahku menyebutku?”. Junko”gigolo” menjawab dengan yakin. Junko “jerk?”. Jongman “bukan”. Junko”psycho”. Jongman putus asa. Haha kuisnya cuma bikin namanya tercoreng dan malu.




Jongman dan junko digangu dengan kehadiran teman tinju jongman dulu yang menyebutkan akan melawan Jongman di pertandingan mereka. Jongman sadar Junko lagilah yang membuat ulah ini. Jongman marah besar.
Junkko tanpa sengaj abertemu Woosung . Mereka berjalan2 berdua dan bertemu jongman. Terbongkarlah Jongman berbohong. Jongman mungkin karena cemburu tau salh tingkah malah lebih dulu marah dan teriak2 lalu meninggalkan Junko. Junko heran kenapa Jongman yang harus marah. Ia pergi bersama Woosung. Tanpa disadari Woosung,Junko melihat keplayboy-an Woosung di club. Woosung akan menjemput Junko besok untuk pergi jam 1 di sekolah. Teman2 Woosung menjelek2kan Jongman dan mendapat teguran dari Junko. Jongman berada di bus dengan mata berkaca2,sedih karena Junko dan bingung terhadap tinjunya.

Ayah jongman mencium sesuatu tak beres,ia meminta penjelasan dari teman2 Jongman.

Jongman mendatangi Dongwook dirumah sakit dan meminta maaf padanya. Ia merasa selama ini tidak pernah meminta maaf dan ia merasa bersalah. Dongwook meneteskan air mata walau matanya terpejam dan jarinya bergerak mendengar ungkapan hati Jongman. Jongman menangis sambil memegang erat tangan Dongwook. Ibu Dongwook berada di dekat pintu.

Jongman bersiap untuk bertanding tinju padahal ia sudah tak pernah latihan. Junko menolak ajakan Woosung dan menyebutkan bahwa ia bukanlah akai ito baginya. Junko yang mendengar Jongman akan bertanding bergegas pergi ke arena. Pertandingan dimulai. Ayah jongman,Poongi,george dan eonni Junko tiba memberi semangat. Ibu dongwook pun menontonpertandingan itu. Junko tiba dan ia melihat Jongman yang berdarah. Jongman masih terinagt pertandinagnnya yang menyebabkan Dongwook terbaring tak berdaya di Rs sehingga tak membalas. Jongman kalah,dan wajahnya dengan padangan melayang membuat semuanya cemas. Teman lama Jongman yang menjadai lawannya cemas melihat Jongman tak bergerak,namun jongman yang mendengar bell akhir langsung bangkit. Lawannya pun sedikit tersenyum melihatnya baik2 saja. Menurutku temannya ini marah Jongamn meninggalkan tinju.




Ayah Jongman mendapat telpon dari Jepang ,junko harus kembali karena ayahnya sakit.
Jongman ke jepang dan melihat junko bekerja di warungnya. Junko sekilas melihat Jongman,tapi saat berbalik tak ada orang. Azumi yang bekerja di warung Junko merepet melihat sumpit diikat tali merah dan memanggil junko. Junko menyadari maksud benang itu adalah akai ito. Ia mengikuti arah benang itu keluar dan mendapati boneka salju jumbo di malam natal itu dan kecewa tak ada yang lainnya. Tapi terdengar bersin seseorang dibalik boneka itu yang ternyata Jongman,Junko berlari memeluk Jongman. Jongman dan teman2nya mengikuti pertukaran pelajar.

Teman2 Jongman mulai berusaha mendekati gebetan baru mereka yang tak lain adalah Azumi. Haha gak dapat Junko,beralih ke azumi. Junko memberi ketiganya private. Junko membalaskan ajaran jongman yang aneh kepada temannya. Jongman yang merasa bersalah ketakutan,tapi junko malah main mata dan bersikap lembut padanya. Mereka berlatih pelan2 bersama.

ntar gambarnya ditambahin lain waktu ^^ lalok soalnya.. hihi

Selasa, 09 November 2010

Sinopsis My tutor friend's lesson 2 (Part 2)

Part 2, kayaknya nih bakalan jadi 4 part…
Junko langsung memamerkan kemampuannya di hadapan Jongman di jam private mereka. Jongman muak, dan menyuruh junko berhenti. Jong man “ hah, apa selanjutnya?”bertanya dengan nada malas. Junko dengan semangat mengatakan pribahasa sambil memegang meja. Jong man reflex mengarahkan kakinya ke arah meja takut junko mengepitnya didinding lagi. Ekspresi oppakuu ini lucu bgt. Junko dengan sopan mengutarakan ia akan ada presentasi besok. Raut kejahilan kembali menghiasi wajah Jongman.
Jongman : “tidak ada yang tahu pegangan hidup”; junko mengikuti dengan baik. Jongman : “bagus sekali”;Junko yang mengira itu kata selanjutnya mengikuti “bagus sekali”. “Bukan,bukan itu” bentak Jongman; junko “Bukan,bukan itu!” kembali mengikuti dengan wajah innocent. Membuart jongman naik pitam dan mengulang dari awal. Junko protes karena harus mengulang kalimat pertama membuat Jongman semakin naik darah.
Presentasi Junko berantakan seperti perkenalannya yang pertamanya di kampus.
Jongman and the genk membahas tentang junko. Teman2nya memuji kecantikan Junko tapi Jongman malah mengejek mereka. Mereka diganguu dengan pengusiran dari mantan teman satu team jongman di tinju. Jongman dulunya adalah petinju. Teman lamanya mengusir jongman and the genk yang ada di tempat latihan boxing.
Jong man yang lagi bad mood mendapat luapan emosi junko yang sudah di puncak. Jongman akhirnya menyerah dan membawa junko ke tempat makan mi ramen. Jongman “ hit the food”(sorry agak susah jelasinnya yang jelas diasuruh junko makan); Junko “ bagaimana kau bisa memukul ramen?”. Jongman “ inilah yang kumaksud. Kau tidak memahami bahasa slang,” jongman mencontohkan “ hit me on the phone”(telpon aku) junko langsung mengembangkan fikiran anehnya, melihat seorang pria memukul2 nasi dimangkuknya dan memukul hpnya seperti orang gila. Haha, junko yang mendengar kata “tangkap para pelanggan” semakin berimajinasi . Ia membayangkan sang pemilik toko mencampakkan calon pembeli dari pintu ke dalam dan  penjaga didalam bertugas untuk menangkapnya. Junko dibuat sakit kepala dengan fikirannya sendiri.
Poongi(teman jongman) memberikan kalung bunga seperti kalung hawai dan memayungi junko saat hujan di kampus. Teman jongman yang satu lagi melihat dari jauh terkejut dan menjatuhkan satu keranjang bunga yang ia bawa untuk junko dan mereka berkelahi. Junko akhirnya kehujanan karena para lelaki aneh yang menyukainya asik bertengkar sampai nggak sadar payung mereka jatuh dan membuat junko kebasahan
.
Jongman heran melihat temannya sampai berkelahi hebat memperebutkan junko. Tiba2 ia mendapat telpon dan langsung berlari menuju rumah sakit. Ia duduk bersama seorang wanita separuh baya di koridor rumah sakit.
Jongman tidak pulang semalaman.
Junko baru tahu dari ayah jongman bahwa jongman adalah seorang petinju saat mendengar penjelasan ayah jongman melihat yang junko memegang piala tinju milik jongman dahulu.

Junko mulai kepikiran (atau mungkin rindu) jongman yang tak kunjung pulang. Jongman sibuk melakukan segala kerja part time. Junko dan yang sibuk memotret saat berjalan2 tidak melihat jongman yang ia cari2 ada di seberangnya sedang menyapu jalan. Junko datang ketempat latihan tinju dan menemukan jongman tidur di sofa dan Koran lowongan kerja berserakan di meja dekat ia tidur.
Junko , Jongman dan eonni yang menyukai jongman makan bersama hingga mabuk. Ia memberikan alamat Woosung wamil pada junko. Sebenarnya ia ketakutan juga Jongman deket sama Junko. Junko yang nggak biasa minum, jalan pulang dengan sempoyongan menabrak tiang listrik dan membuat biram lingkaran matanya. Disini jongman udah cemburu karena kebahagiaan Junko mendapatkan alamat Woosung.. hihi.. oppa mending ama aku..
Tuan heo dan semua yang tinggal disana termasuk junko berkaraoke bersama. Oppaku kayak orang gila disini..
Junko  sibuk membuat kado hingga lupa privatenya. Jongman yang sudah mulai menyukai Junko membuka jendela kamar Junko dan malu karena Junko menolak les dan mau mengundurnya jadi besok hari. Jong man bete mendengar Junko sedang menulis surat untuk Woosung dan sedikit membanting jendela Junko untuk menutupnya dan pergi.

Junko mendapatkan jawaban aneh kenapa sikap Jongman akhir2 ini aneh dari eonninya di kampus. Sang eonni bilang berarti Jongman menyukai seseorang, dan ia ge-er merasa Jongman yang selama ini ia kejar2  menyukai dirinya. Tapi ia sendiri ragu karena Jongman tidak pernah menelponnya, ia lalu memarahi Junko yang tidak memasang  mata dengan baik untuk menjaga Jongman-nya. Junko semakin merasa  Jongman adalah playboy, saat melihat Jongman di taman berfoto dengan 3 cewek cantik.(padahal Oppa ku di bayar,sptnya cewek itu buat foto bareng Jongman untuk menghindari kejaran cowok lain). Junko yang mulai cemburu sampai nggak sadar ada Woosung lagi main laptop di kursi sebelah Jongman.

Junko sudah pergi dari pagi hari untuk mengunjungi Woosung di tempat wamilnya. Jongman kecarian kemana Junko pergi. Junko sedih dan kecewa,Woosung tak ada disana lagi (ya iyalah dia ka nada di kampus :p) dan dia baru tau banyak wanita yang mengunjungi Woosung. Junko pulang, ia melihat telpon umum dan menelpon ayahnya. Jongman yang baru pulang membeli snack dan minuman menemukan Junko menangis, mereka duduk ditaman dan Junko membahas benang merah  yang ia sebut akai ito(mirip belahan jiwa). Ia mengira Woosung adalah akai itonya dan mulai menangis. Jongman menghiburnya dan mereka  minum hingga tertidur diluar.
Pagi hari jongman dan Junko yang masih tidur saling berpelukan di kursi taman. Jongman yang sudah terbangun lebih dahulu berpura2 masih tidur sampai Junko bangun dan berjingkat2 pergi meninggalkannya.
Sarapan pagi. Kedua teman Jongman memasang pandangan curiga kemereka berdua. Poongi” kenapa kalian mau mengambil makanan yang sama?” bertanya curiga mengapa lauk yang akan di ambil Jongman dan Junko yang sedang salah tingkah sama terus. Bahkan mereka bersin bersamaan. Akhirnya Jongman memarahi Junko, lain kali ia harus melihat timing jika mau bersin jangan mengikutinya. (Oppa bersin nggak bisa ditetapkan waktunya , kalau udah gatel hidungnya ya pasti bersin Oppa.. ckckck..)

Junko dan eonni (Hee jong namanya) nya makan jajanan di pinggir jalan, tanpa sengaja mereka mellihat Jongman  sedang memeluk perempuan separuh baya. Junko yang salah kira bertanya pada tuan heo “apa itu cinta?”, tuan Heo yang baru nonton dramatv menjelaskan cinta tidak ada batasannya. Jadi Junko berterus terang tentang apa yang ia lihat. Alhasil ayah Jongman mengamuk karena mengira anaknya menjadi seorang gigolo. Junkmenjadi tameng Jongman agar tak menerima berbagai lemparan barang2 yang ada dirumahnya. Kayak main samber elang mereka berdua kompak bergerak kiri-kanan, kanan –kiri sambil berpegangan untuk menghidari  luapan kemarahan tuan Heo. Teman Jongman yang baru pulang malah sempat cemburu melihat jongman yang membuat Junko jadi tameng, tanpa sadar memegang pinggang Junko.

Junko dan Jongman lari keluar rumah. Junko meminta maaf karena kesalahannya.  Junko dilempar sekotak susu oleh sekelompok pelajar. Mereka nyolot dan ngajak berkelahi. Jongman menyuruh Junko untuk pulang,Tapi ia tak mau. Para pelajar itu semakin tetawa mendengar Junko memanggil “Junkman”. Perkelahian dimulai. Junko vs cewek si pemimpin genk pelajar. Jongman vs  sisanya.
Jongman mengalahkan mereka dengan gampang dan santai, iyalah mantan petinju :p. Alhasil mereka di tangkap polisi. Junko yang melihat Jongman dipukuli polisi marah dan dengan bahasa seadanya memarahi balik polisi tersebut atas kekerasan yang ia lakukan terhadap Jongman. Junko”Jika kau tidak senang, temui aku diluar” ia menutup kemarahannya pada si polisi. Membuat semua orang tertawa.
Jongman yang sedang mandi kagum dengan solidaritas Junko.

Junko membawa selebaran lomba yang diperuntukkan mahasiswa asing kepada Jongman. Jongman terkejut melihat hadiahnya 300.000 won dan membuat junko terkejut juga dan langsung masuk ke pelukan jongman untuk melihat selebaran itu. Jongman terkejut. Dag dig dug tuh si oppa :P… jUnko yang mendongak tiba2 mebuat hidung Jongman terjedut kepalanya. Mereka berencana ikut dan membagi hadiah 50/50 jika menang
Sabar ya nunggu yang ke 3(terakhir kok) hehe..

Ini sebagian foto screencapsnya :)


Ni waktu mereka karokean,yang bule itu George.. lucu dia disini..


Junko pulang dari tempat Woosung wamil



Ini lambang Akai ito punya Junko :)



Oppa ngehapus air mata junko, minum soju dah mereka...


Ini lo unnie yang suka sama Jongman..Sering liat deh..
 
Ini adegan samber elang antara Junko-Jongman Vs Tuan Heo, wkwkwk



Pak polisinya ganteng :p


Lagi mandi sambil ngebayangin Junko yang habis ngebelain dia di depan pak polisi :) lucu nih oppa pake showercap



Ini adegan rebutan makanan,masakan ayah Jongman lezat sih.. pemenangnya George :p

Minggu, 07 November 2010

HAPPY B'DAY TO ME

Happy b'day buat diriku sendiri... wkwkwk.. sarap mode on nih..
Hihi udah makin tua nih aku :),
Terima kasih buat semua doa2 dan ucapan dari teman2ku..


Maaf ya buat yang mampir ke sini kadang aku nggak mampir balik... ngepost aja udah bisa diitung jari.. :)

Selasa, 26 Oktober 2010

Sinopsis My tutor friend lesson 2 part 1

Maaf sinopsisnya aku buat jadi beberapa part, udah pengen nulis ini dari awal karena ada Park ki woong tapi gak jadi terus. mungkin niat dan tekatku kurang bulat seperti dulu saat awal ngeblog.. hahai lebay deh..




Sinopsis My tutor friend lesson II part 1





Kitano Junko seorang anak pemilik warung mie di Jepang datang ke Korea untuk mencari Woo sung seorang pria yang ia cintai, tapi ia telah kembali ke negaranya (Korea) sebelum Junko sempat menyatakan perasaannya. Junko tiba di bandara Korea dengan wajah sumringah “Woo sung , Junko sudah tiba!! Konnichiwa (selamat siang)!!! “ ia berteriak di luar pintu bandara.

Junko menyeret koper Pink ukuran jumbo dan memegang selebaran mencari alamat tempat kos untuk dia tinggal.Daaaaannn.. my luvly oppa muncul (Ki woong) Jong man sedang berjalan dan pandangannya tidak lepas sedikitpun dari lcd hpnya sehingga menabrak Junko  dan membuat segala onderdil dalam kopernya berantakan juga terpeleset kotoran anjing. Jong man hanya sedikit berbisik kata sorry dan melangkah pergi.
Jong man bekerja sampingan di rumah sakit bersama kedua orang temannya untuk membersihkan mayat.


Jong man dengan santai menghidupkan music dan mulai bekerja, tapi temannya melihat mayat itu tersenyum dan pingsan seperti mayat di lantai (gak tau ngayal apa nggak tu orang)wkwkwk…  mereka pulang dengan mabuk dan masuk kamar masing-masing. Pagi tiba, Junko meletakkan kakiknya ke atas badan Jong man, Jongman yang belum sadar tersenyum melihat ada seorang gadis di tempat tidurnya. Ia mencubit-cubit pipi Junko dan membuat Junko yang terbangun histeris. Ayah Jong man sudah menyewakan kamar anak semata wayangnya kepada Junko karena putus asa melihat Junko tidak tertarik pada semua ruangan yang ada dan ia sudah dibayar dimuka (+les bahasa korea yang dijanjikan akan diajarkan oleh Jong man).
Melihat Junko keluar kamar kedua teman Jong mang langsung mendatanginya utuk tebar pesona. Semua yang berada di rumah itu sarapan bersama. Dirumah ini ada Jongman dan ayahnya,kedua temannya dan mahasiswa asing bernama George. Ayah Jongman pemasak yang handal, ia memasak berbagai masakan lezat. Membuat kaum lelaki yang tinggal dikost-kostan itu seperti kesurupan  untuk memasukkan semua mekanan itu ke dalam mulut. Junko hany terdiam melihat mereka. Junko semakin jijik setelah melihat Jong man menjilati seluruh permukaan sendok dan mengeluar-masukkan sendok itu dalam mulutnya seakan tidak mau kehilangan setitik kenikmatan masakan yang ada. Junko frustasi dan langsung meninggalkan tempat makan dan meminta uangnya di kembalikan saat ia pulang kuliah dan ia akan mengambil semua barangnya.


Jongman mengikuti Junko yang akan pergi kuliah. Junko yang merasa diikuti menengur Jongman dan memanggilnya Mister. Jongman tak terima dan menunjukkan id cardnya. Junko  melihat id Jong man “seumur denganku?? TAPI KENAPA IA TERLIHAT BEGITU TUA?(wkwkwk,..dengan bahasa jepang)” Jong man suka meminjam baju ayahnya. Jong man yang tidak mengerti mengira Junko terpesona pada kegantengannya “ kau terpesona denganku?ahh.. itu terjadi setiap waktu..” bergumam. Junko meninggalkannya. Junko tanpa sengaja memegang tangan jong man saat akan memencet bel bus yang mereka tumpangi, jong man lagi-lagi menggusilinya “lihat,aku tau kau menyukaiku,tapi tidak perlu menyentuh tanganku”.

Jongman mengantarkan barang milik seorang wanita(nggak tau namanya), wanita ini ingin menjadi pacar jongman. Tiba-tiba Junko masuk dan membuat siku Jongman tetabrak pintu. Junko bertanya pada wanita itu apa ia mengenal woosung and apa ia tahu keberadaan woosung. Jong man mencuri dengar. Ia menunggu Junko di halaman kampus dan mulai mebohongi Junko bahwa kamar yang ia tempati sekarang dulunya pernah ditempati Woosung. Junko mengira Jong man adalah teman  Woosung karena keterbattasan bahasa mereka. Jong man sebenarnya tidak iangin berbohong tapi ia kasihan pada ayahnya. Junko mengurungkan niat untuk pindah rumah. Junko langsung melempar bukunya sesampai ia dikamar kostnya dan tersenyum kembali.

Jong man pulang dan tersenyum melihat Junko sudah ada dirumah tapi mimic mukanya langsung terheran-heran mengapa Junko menghormat padanya ( Jong man blm tau dia dijadiin guru bahasa utk Junko).Junko “saya Kitano Junko ingin mengucapkan Hallo kepada guru saya”.Jongman “guru? Aku?. Jong man mengeluh pada ayahnya di dapur. Tuan heo yang sedang memotong tahu mengancam Jong man dengan meremas tahu didepan muka putranya itu hingga hancur dan menetapkan jadwal les dan menancapkan pisau ke talenan dan membuat Jong man tak sanggup bergeming. Jong man hanya bisa menurut.
Jong man masuk kekamar Junko dan bukannya mengajar ia malah naik ke tempat tidur,saat ia mendengar ayahnya datang ia langsung terjun kedepan junko dan memperkenalkan diri sebagai gur junko. Ayah Jong man yang menghantar camilan protes pada Junko yang salh menyebutkan nama Jong man menjadi junk man. Tapi Junko tetap tidak bisa mengucapkan Jong man dengan benar walau sudah berusaha mengikuti tuan Heo. Jong man hanya bisa tertawa. Jong man mengajarkan pelajaran basic pada Junko.
Junko yang perdana masuk kuliah di persilahkan mengenalkan diri. Ia teringat kata Jongman penilaina pertama sangat penting di korea. Juko memperkenalkan diri  dengan tidak sopan “jika kalian tidak menyukai gaya bicaraku pergi saja ke nereka. Tidak senang? Kita ketemu diluar.” (haha semua murid melongo melihatnya,dosennya hanya bisa mengelus dagunya dengan salah tingkah.
Tuan heo yang sedang menyanyi dengan diiringi suara gitar yang  ia petik melihat Junko pulangkerumah dengan wajah sehabis menangis. Jeng jeng jeng… Jong man pulang!!! Jong man masuk rumah Junko langsung menutup pintu( pintu rumah tradisional korea yang ditutup pake batang kayu). Jong man salah tingkah”ow,buat apa itu?” tanyanya saat melihat sang ayah memgang sapu senjata andalannya.tejadilah kejar-kejaran. Junko sedikit menyesal.
Junko menggeser meja belajarnya mengapit jong man sehingga tak bisa bergerak.Jong man menyarankan Junko untukmelaulan percakapan karena pengucapannya sangat buruk dan jangan hanya terpatok pada grammar.Jong man kembali mengerjainya dengan menuliskan deretan huruf-huruf yang harus dibaca Junko.junko terbata dan Jong man berkata itu tidak cukup buat woosung. Jong man mendapat telpon dari poongi, temannya. Ia langsung membaca semua deretan huruf kurang dari satu menit( ya iyalah orang bahas dia sehari-hari) ia langsung bergegas meninggalkan Junko. Junko yang mendengar nama woosung langsung kembali bersemangat.( aku nggak tau apa yang di diajarkan Jong man terdengarnya jangjang gong jangjang gitu.. takut salah ntar cakap kotot berabe eke wkwk..)



Ternyata Jong man pergi minum dengan teman-temannya. Temannya meminta Jongman menjauhi Junko. Ayah jong man berdiri diluar kedai minuman memegang sapu andalannya untuk menarik Jong man pulang karena ini jadwal mengajarnya. Jong man yang frustasi mengahdapi junko curhat pada kedua temannya di kampus. Bukannya mendapat pencerahan ia semakin pusing.  Terdengar teriakan dari kejauhan “Junk man sunbae!!!!”Junko yang sudah sukses membacaa deretan kata jangjang gong jang itu mau menunjukkan kemahirannya di depan sang guru. Jong man lari  menghindarinya dan tanpa sengaja menabrak seornag lelaki yang mereka cari selam ini yaitu woosung membuat kertas Woosung berserakan. Woosung mengutip kertasnya sehingga Junko tidak sadar ia sangat dekat dengan woosung…
Bersambung.. hehe :)